Posts

Featured Post

OPTIMISME HIDUP POSITIF

  Catatan Jumat Pagi OPTIMISME HIDUP POSITIF Hidup positif itu… Bagaikan mentari yang membina pagi, bukan petir yang meremukkan langit. Ia mendidik bak sungai yang sabar mengikis batu, bukan panah beracun yang siap menancap. Mengobati luka dengan kelembutan embun, bukan menggores hati dengan belati kata. Mengukuhkan akar kebajikan, bukan meruntuhkan harapan dengan badai keangkuhan. Saling menguatkan bagai jalinan akar raksasa, bukan saling melemahkan bagai rayap yang melahap pondasi. Hidup positif itu… Mengajak seperti angin yang membawa aroma bunga, bukan mengejek seperti badai yang menerbangkan debu kehinaan. Mengajar laksana lentera yang menuntun dalam gelap, bukan menghajar seperti badai yang membabi buta. Saling belajar, bukan saling bertengkar seperti dua singa yang lupa bahwa mereka seharusnya berburu bersama. Mengulurkan tangan bagai langit yang menurunkan hujan, bukan memojokkan seperti dinding yang mengurung tanpa pintu. Menyejukkan hati seperti telaga di ten...

KULTUM RAMADAN: AMALAN SUNNAH SIANG HARI DI BULAN RAMADAN

Image
By Dr. MRT (Tali BambuApus Giri) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ Alhamdulillah , segala puji bagi Allah SWT yang telah mengaruniakan kesempatan untuk bertemu dengan bulan penuh rahmat ini. Shalawat serta salam kita panjatkan kepada Nabi Muhammad ﷺ, teladan sempurna dalam ibadah dan akhlak. Bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, melainkan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah melalui berbagai amalan sunnah, terutama di siang hari. Berikut adalah beberapa amalan beserta dalil-dalil yang mendasarinya: 1. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an Dalil Al-Qur’an Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 185: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ Artinya: "Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelas dari petunjuk dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)." Sumber: Mushaf Al-Madina; Tafsir Ib...

Menulis Ajaib dengan Strategi Tali BambuApus Giri

Image
Menulis kini bukan lagi sekadar permainan jari di atas keyboard atau coretan pena di atas kertas. Teknologi telah menyalakan obor revolusi yang menerangi jalan para guru agar bisa menulis dengan mudah, cepat, sederhana, dan ajaib! Dengan Strategi Tali BambuApus Giri , sebuah strategi implementasi literasi produktif bersama dalam pembuatan pustaka digital mandiri, menulis menjadi lebih ringan dan menyenangkan. Dalam strategi ini, peran Artificial Intelligence (AI) menjadi sentral. AI bukan hanya alat bantu, tetapi juga mitra setia dalam proses menulis. Metode yang digunakan adalah Menemu Baling (Menulis dengan Mulut dan Membaca dengan Telinga) , sebuah inovasi luar biasa yang dikembangkan oleh Dr. Mampuono dari BBMP Jawa Tengah . Metode ini bahkan telah memecahkan rekor MURI sebagai metode tercepat dan terbanyak dalam menghasilkan karya literasi. Cukup dengan berbicara selama 10 hingga 15 menit , guru bisa menghasilkan ribuan kata. Proses ini disebut Menemu —menulis dengan suara. ...

GERAKAN GURU MELEK AI BERSAMA DR. MRT

Image
  By: Dr. MRT  Di tengah derasnya arus perubahan zaman, pendidikan tidak lagi sekadar melibatkan buku dan papan tulis. Dalam guliran era Society 5.0, teknologi telah menjadi denyut nadi kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Dr. Mampuono R. Tomoredjo (Dr. MRT), seseorang yang mencoba terus berpikir visioner visioner yang memelopori Gerakan Guru Melek AI (GGMAI), mengingatkan bahwa guru yang tidak siap menyesuaikan diri seperti pelaut yang enggan belajar membaca bintang di tengah lautan digital. Dalam keterbukaan informasi saat ini, Gen-Z, para siswa yang lahir di era teknologi, telah melangkah lebih jauh. Bagaimana mungkin seorang guru dapat membimbing mereka jika ia sendiri gagap menghadapi teknologi? Sebagai widyaprada di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah sekaligus juga sebagai Ketua Umum Perkumpulan Teacherpreneur Indonesia Cerdas (PTIC) dan Ketua 1 Dewan Pendidikan Jawa Tengah, Dr. Mampuono menjelaskan bahwa menguasai kecerdasan buatan ibarat menjinak...

BAYANG-BAYANG PERSELINGKUHAN

Image
Inspired by: Irfan Kurniawan, guru SDN 1 Babak, Tulung, Rembang Dunia maya, ibarat sebuah labirin tanpa akhir yang penuh dengan jebakan ilusi. Setiap gulir layar menampilkan keindahan yang menipu, seperti sirene yang memanggil para pelaut untuk karam di karang. Di era ini, perselingkuhan tak lagi sekadar isu rumah tangga, melainkan wabah sosial yang menjalar tanpa pandang bulu. Media sosial seperti Instagram dan TikTok telah menjelma menjadi panggung parade kecantikan yang menggoda iman. Seperti kata pepatah, “Mata adalah jendela hati.” Namun, jika jendela itu terus terbuka pada godaan, tak heran jika hati mudah tergelincir. Perselingkuhan bukanlah isu baru, tapi kini ia hadir dalam bentuk yang lebih licin dan mematikan. Dalam satu studi oleh American Psychological Association, teknologi disebut sebagai salah satu faktor utama meningkatnya ketidaksetiaan dalam hubungan. Hal ini semakin diperparah dengan algoritma media sosial yang tanpa ampun memamerkan "kesempurnaan" tubuh d...

CAHAYA AI: GRATIS DAN BERMAKNA

Image
Inspired by : Mohammad Soheb, guru Sarang, Rembang Dalam dunia pendidikan yang terus berlari mengikuti denyut teknologi, hadirnya kecerdasan buatan (AI) ibarat lentera di lorong gelap administrasi guru. Namun, lentera itu sering kali dikunci dengan harga, seolah-olah pengetahuan hanya layak bagi mereka yang mampu membayar. Bukankah pendidikan sejatinya adalah hak setiap insan, bukan komoditas? Di zaman ini, kita semua seperti pemanah yang harus membidik tepat di tengah sasaran—efisiensi, kreativitas, dan hasil memukau. AI menjadi busur yang menawarkan daya lontar lebih jauh. Tapi, sayangnya, banyak aplikasi yang berubah menjadi benteng mahal. Untuk apa teknologi jika hanya membuat kita frustrasi dengan pesan, “Silakan upgrade ke premium”? Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita jelajahi beberapa aplikasi AI yang benar-benar gratis dan bermanfaat. Pertama, Google Docs. Alat ini bukan hanya sekadar pengolah kata; ia dilengkapi dengan fitur prediksi teks dan alat kolaborasi r...

MENCARI JALAN USAHA

Image
Inspired by: Dasiirun Langit kehidupan kadang dihiasi awan gelap, membawa keraguan dan kecemasan tentang masa depan. Bagi banyak orang, terutama yang mendekati masa pensiun, pertanyaan besar muncul: Apa yang harus dilakukan agar tetap produktif dan bermakna? Jawaban itu sering bersembunyi di balik bayangan ketidakpastian: wirausaha. Namun, bagaimana memulai perjalanan ini? "Jika Anda ingin meraih sesuatu yang belum pernah Anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan," kata Thomas Jefferson. Wirausaha adalah perjalanan yang membutuhkan keberanian untuk melawan rasa takut dan memulai dari nol. Masa pensiun tidak seharusnya menjadi saat mematung tanpa tujuan. Justru, ini adalah awal dari peluang baru. Namun, bayangkan, apakah Anda hanya ingin duduk di kursi goyang sambil menghitung detik berlalu? Atau membangun sesuatu yang bisa menjadi warisan? Albert Einstein pernah berkata, "Setiap orang jenius dalam caranya sendiri. Tetap...